Penjualan Motor Naik 30%, AUTO Raup Pendapatan Rp14 T di Q3

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten komponen otomotif Grup Astra PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,31 triliun pada kuartal III-2023. Jumlah itu naik 57,76% dari perolehan di periode yang sama setahun sebelumnya sebesar Rp910,69 miliar.

Peningkatan laba itu tidak terlepas dari perolehan pendapatan bersih sebesar Rp14,08 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Jumlah itu naik 4,37% dari setahun sebelumnya sebesar Rp13,49 triliun.

Direktur AUTO Wanny Wijaya saat pemaparan kinerja kuartal III-2023 secara virtual, menjelaskan perolehan itu ditopang oleh penjualan kendaraan roda dua naik 30,7% menjadi 4,72 juta unit. Sementara itu, penjualan kendaraan roda empat turun 0,4% menjadi 755.173 unit.

Berdasarkan laporan keuangan AUTO, perolehan tersebut didorong oleh meningkatnya penjualan barang dan pendapatan jasa, masing-masing tercatat sebesar Rp13,99 triliun dan Rp96,8 miliar per kuartal III-2023.

Sementara itu, AUTO mencatatkan penurunan pada pendapatan ekspor, yakni sebesar Rp1,14 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Jumlah ini turun 4,6% dibanding pendapatan setahun sebelumnya sebesar Rp1,19 triliun.

Direktur AUTO Tujuh Martogi Siahaan menyebut penurunan pendapatan ekspor ini dikarenakan adanya perubahan komposisi pendapatan. Yakni, pendapatan di domestik mengalami peningkatan sedangkan ekspor justru turun pada sembilan bulan pertama tahun ini.

“Di [pendapatan ekspor sendiri, pengaruh dari pada Covid-19 di berbagai negara masih terasa dan situasi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Kita juga tahu ada beberapa negara mengalami inflasi yang juga merupakan negara tujuan kita, dan suku bunga yang tinggi serta pelemahan nilai tukar di negara tujuan ekspor kita, terhadap USD,” ujar Martogi pada pemaparan kinerja kuartal III-2023 AUTO secara virtual, Rabu (15/11/2023).

Baca Juga  ASN Lampung Aniaya ART Didakwa Pasal Berlapis

Sementara itu, pendapatan dari lokal tercatat naik 1,37% menjadi Rp8,09 triliun dari sebelumnya Rp7,98 triliun pada kuartal III-2022.

Seiring dengan meningkatnya kinerja top line perusahaan, beban pokok pendapatan juga ikut naik menjadi Rp11,81 triliun pada kuartal III-2023. Jumlah itu naik 2,02% dari yang setahun sebelumnya sebesar Rp11,58 triliun.

Jumlah aset AUTO pun terkerek menjadi Rp19,8 triliun pada kuartal III-2023, dari yang sebelumnya sebesar Rp18,52 triliun.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Ini Alasan Astra Otoparts Masih Tunggu Perkembangan Bisnis EV

(fsd/fsd)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *