Minim Sentimen Pendorong, Kripto Bergerak Bervariasi


Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar kripto bergerak variatif dalam 24 jam terakhir di saat optimisme dana yang diperdagangkan di bursa (Exchange Traded Fund/ETF) bitcoin spot berpotensi disetujui pada Januari 2024.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Senin (11/12/2023) pukul 5.51 WIB, pasar kripto relatif bergerak mix. Bitcoin turun 0,49% ke US$43.802,15 meskipun secara mingguan masih menguat 0,34%.

Ethereum berada di zona positif 0,16% dalam 24 jam terakhir dan dalam tujuh hari terakhir tumbuh 7,26%. XRP terdepresiasi 1,65% secara harian dan secara mingguan masih naik 6,09%.

Begitu pula dengan Dogecoin yang naik 2,11% dalam 24 jam terakhir dan secara mingguan masih terbang 19,44%.



CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital turun tipis 0,03% ke angka 1.824,8. Open interest terdepresiasi 0,83% di angka US$40,74 miliar.

Sedangkan fear & greed index yang dilansir dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 80 yang menunjukkan bahwa pasar berada di fase extreme greed/sangat optimis dengan kondisi ekonomi dan industri kripto saat ini.

Pergerakan kripto dalam 24 jam terakhir relatif stabil sebab saat ini belum ada sentimen yang cukup besar yang tercuat ke publik hingga akhirnya membuat pasar kripto bergejolak.

Kendati demikian, potensi persetujuan ETF Bitcoin pada awal Januari 2024 telah memicu optimisme di kalangan investor, dan para analis memperkirakan siklus kenaikan yang kuat.

Jika Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyetujui ETF Bitcoin spot pada bulan Januari 2024, dukungan ini berpotensi berdampak signifikan terhadap dinamika harga tidak hanya bitcoin tetapi juga mata uang kripto utama lainnya.

Baca Juga  rebecca klopper viral video telegram link

Spekulasi seputar persetujuan ETF Bitcoin spot sejak Oktober telah memicu pemulihan pasar yang lebih luas.

Selama periode ini, bitcoin dan altcoin mencapai level tertinggi tahunan baru. Kebangkitan pasar kripto baru-baru ini dilaporkan disebabkan oleh perubahan sikap SEC terhadap persetujuan ETF.

Meskipun pada awal tahun ini terdapat penundaan dalam tanggapan regulator terhadap pengajuan ETF, indikasi menunjukkan bahwa SEC mungkin telah mengambil sikap yang lebih akomodatif.

Sesuai laporan, pembicaraan telah berkembang untuk fokus pada aspek teknis yang penting, dan pemohon optimis bahwa hal ini dapat membuka jalan bagi persetujuan bersejarah dari Spot Bitcoin ETF pertama di Amerika Serikat.

Saat ini, SEC sedang meninjau 13 permohonan ETF Bitcoin yang diajukan oleh perusahaan manajemen aset besar seperti BlackRock, Fidelity, Grayscale Investments, dan ARK Investments.

Yang perlu diperhatikan adalah fakta bahwa beberapa perusahaan ini telah membuat pembaruan signifikan terhadap aplikasi mereka dalam seminggu terakhir, yang menunjukkan sifat dinamis dari proposal mereka.

Persetujuan yang diantisipasi dari ETF Bitcoin spot siap untuk menarik investor konservatif, yang berpotensi menghasilkan aliran dana masuk yang signifikan ke dalam ruang kripto. Harapannya adalah hal ini akan memperkuat pasar, berpotensi memicu siklus kenaikan yang lebih kuat.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Lagi-Lagi Gegara SEC, Pasar Kripto Tercekik

(rev/rev)


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *