Kuasa Hukum Sultan: Kami Akan Proses Hukum!

Jakarta: Sultan Rif’at Alfatih, korban terjerat kabel menjuntai, akan menempuh langkah hukum, jika tak segera ada iktikad baik dari pihak PT Bali Towerindo Sentra Tbk atau Bali Tower. Pihak Sultan ingin ada diskusi terbuka dan mencari jalan tengah dari persoalan ini.
 
“Kita fokus terhadap pemulihan, tapi langkah hukum tetap akan kami tempuh, tahapan sekarang kita lakukan adalah kita sudah membangun konstruksi hukumnya dan tentu mengumpulkan syarat-syarat formil yang diminta. Nah kemungkinan pekan depan,” kata kuasa hukum Sultan, Tegar Putuhena, kepada Metro TV, Minggu, 6 Agustus 2023.
 
Dia menyayangkan berbagai sikap yang ditunjukkan Bali Tower, termasuk menampilkan video animasi kronologi kejadian pada hari peristiwa dan gambar posisi kabel fiber optik dari tahun ke tahun sebagai langkah ‘defensif’ yang menyangkal adanya kelalaian. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami harus mempertanyakan sumber validitas itu dari mana, karena keluarga ini datang dengan niat baik tetapi kemudian dijawab Bali Tower dengan cerita fiksi. Jadi apa yang disampaikan melalui tayangan video animasi sebagai reka kejadian itu tidak lebih dari cerita fiksi,” ujar dia.
 

Tegar mengatakan hal itu karena selama ini tidak pernah ada bukti cctv yang diserahkan kepada pihak keluarga Sultan untuk membuat perkara ini menjadi terang. Padahal, menurut Tegar, ada tiga CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian, namun klaim Bali Tower justru bukti rekaman tersebut tidak ada.
 
Tegar meminta pihak Bali Tower segera menunjukkan bukti CCTV tersebut. “Mobil truk ini adalah truk hantu tidak tahu pembuktian dari mana, itu adalah cerita fiksi yang dibuat oleh Bali Tower, dalam rilisnya dia juga menduga. Tapi seolah-olah itu sudah berlaku sebagai fakta. Buka saja CCTV nya dan sampaikan kepada kami kalau sudah dihapus, kenapa dihapus?,” ujar dia.
 
Saat ini kondisi Sultan semakin membaik terlebih setelah dirawat di RS Polri dan mendapatkan atensi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Setiap hari ada treatment yang diberikan dan terapi dari Doktor terapis yang datang, dan RS Polri pelayanannya cukup baik dibandingkan sebelumnya,” tutur dia.
 
(Andre Septian Yusup)
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

(AZF)

Quoted From Many Source

Baca Juga  APHR Nilai Indonesia Gagal Junjung Tinggi HAM Sebagai Ketua ASEAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *